Dari
aisyah ra., ia berkata : “ nabi saw, berdiri shalat malam , hingga pecah- pecah
kedua telapak kaki beliau. Saya bertanya
kepada beliau : “ untuk apakah engkau berbuat ini, wahai rasulullah, sedangkan
engkau telah benar- benar diampuni dosa- dosamu yang telah lewat dan yang akan
dating ?” rasulullah bersabda :” tak bolehkah aku menjadi hamba yang banyak
bersyukur”. ( HR. Bukhari dan Muslim)
Dari
ali ra. Bahwasanya pada suatu malam ketika ia tidur bersma Fatimah, tiba- tiba
nabi saw. Mengetuk pintu serta bersabda : “ kenapa kalian tidak mengerjakan
shalat ?”. ( HR. Bukhari dan Muslim)
Dari
salim bin umar bin khaththab ra, dari ayahnya dari nabi saw. Bersabda : “
sebaik- baik orang adalah Abdullah, seandainya ia suka mengerjakan shalat
malam. “ salim berkata : “ maka sesudah itu Abdullah hanya tidur sebentar pada
waktu malam “. ( HR. Bukhari dan Muslim)
Dari
Abdullah bin amr bin ash ra., ia berakata : rasulullah saw. Bersabda : “ wahai
Abdullah, janganlah kamu seperti si fulan dimana dia bangun pada waktu malam,
tetapi tidak mau mengerjakan shalat sunnat pada waktu malam “.Bukhari dan
Muslim)
Dari
ibnu mas’ud ra., ia berkata : pernah di hadapan nabi saw. Diceritakan tentang
seseorang yang tidur pada waktu malam sampai pagi ( tidak bangun pada waktu
malam ), kemudian beliau bersabda : “ itu adalah orang yang kedua telinganya
dikencingi oleh syetan “. Atau beliau bersabda :” teinganya “.Bukhari dan
Muslim)
Dari
abu hurairah ra., bahwa rasulullah saw. Bersabda : “ syetan mengikat pada
tengkuk kepala salah seorang diantara kamu sekalian waktu tidur dengan tiga
ikatan. Pada masing- masing ikatan syaitan itu berkata : “ tidurlah lagi malam
masih panjang “. Apabila orang itu bangun kemudian dzikir kepada allah ta’ala
maka lepaslah satu ikatan; apabila ia berwudlu maka lepaslah satu ikatan lagi;
dan apabila ia shalat maka lepaslah semua ikatan ikatan itu sehingga pada waktu
pagi ia akan tangkas dan tenang jiwanya; sedangkan kalau tidak, maka ia akan
lesu dan malas”. ( HR. Bukhari dan Muslim)
Dari
ibnu umar ra. Bahwa nabi saw. Bersabda : “ shalat pada waktu malam adalah dua
rakaat – dua rakaat; dan apabila kamu khawatir akan datangnya waktu subuh maka
berwitirlah satu rakaat “.( HR. Bukhari dan Muslim)
Dari
ibnu umar ra., ia berkata : “ biasanya nabi saw. Shalat pada waktu malam dua
rakaat- dua rakaat , dan witir satu rakaat”. ( HR. Bukhari dan Muslim)
Dari
aisyah ra, ia berkata : “ rasulullah saw. Tidak pernah shalat malam lebih dari
sebelas rakaat baik itu pada bulan ramadhan maupun pada bulan lainnya, dimana
beliau shalat empat rakaat yang sma lama
dan sempurna khusuknya. Kemudian beliau shalat tiga rakaat. Saya bertanya : “
wahai rasulullah, apakah engkau tidak tidur sebelum shalat witir ? ” beliau
menjawab : “ wahai aisyah sesungguhnya kedua mataku terpejan, tetapi hatiku
tidak tidur “.( HR. Bukhari dan Muslim)
Dari
aisyah ra., bahwasanya nabi saw. Biasa tidur pada permulaan malam , kemudian
mengerjakan shalat “.( HR. Bukhari dan Muslim)
Dari
ibnu mas’ud ra., ia berkata : “ pada suatu malam saya shalat bersama- sama
dengan nabi saw., dan beliau lama sekali berdiri sehingga timbul niat yan
gtidak baik dalam diri saya “. Ada seseorang yang menanyakan : “ niat apakah
itu ?” ia menjawab : “ saya bermaksud ingin duduk dan meninggalkan shalat
bersama beliau “.( HR. Bukhari dan Muslim)
Dari
Abdullah bin amr bin al ash ra. Bahwasanya rasulullah saw. Bersabda : “ shalat
yang paling disenangi oleh allah adalah cara shalatnya nabi dawud, dan puasanya
nabi dawud, dimana beliau tidur setengah malam dan bangun pada sepertiganya
serta tidur seperenam malam, dan beliau puasa sehari dan berbuka sehari “.( HR.
Bukhari dan Muslim)
Dari aisyah ra. Bahwasanya nabi saw. Bersabda:
“ apabila salah seorang di antara kamu sekalian mengantuk dalam mengerjakan
shalat maka hendaklah ia tidur sehingga hilang rasa kantuknya; karena bila
salah seorang di antara kamu sekalian shalat sedangkan ia mengantuk maka bisa
jadi ia bermaksud untuk memohon ampun tetapi malah ia mengumpat dirinya
sendiri. ( HR. Bukhari dan Muslim)
No comments:
Post a Comment