Pemanfaatan
air tanah yang sangat kecil di Indonesia akan berdampak
buruk kedepan- nya ketika terjadi musim kemarau, beberapa wilayah di
Indonesia mempunyai kandungan air tanah yang
potensial. Hal tersebut dikarenakan beberapa hal sebagai berikut
diantaranya :
a.
Intensitas
curah hujan yang cukup tinggi rata- rata lebih dari 2000 mm/tahun
b. Besarnya populasi tumbuh-
tumbuhan penutup daratan ± 41.850 jenis dan sekitar 75 %
berupa lahan kehutanan
c.
Sejak
dahulu Indonesia memang dikenal sebagai Negara gararis, sehingga aneka jenis
tanaman turut memperbesar absorbs
terhadap air permukaan.
Dengan
kandungan air tanah yang potensial tersebut,
maka air tanah dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam
keperluan kehidupan. Secara umum, air di alam yang paling bersih dan
paling sehat untuk minum, masak, mandi, dan cuci adalah
air tanah. Hal ini disebabkan karena dalam perjalanan air dalam siklus
hidrologi, air diserap tanah/ batuan sehingga terjadi
proses penyaringan, pembersihan, dan penetralan derajat keasamannya.
Pemanfaatan
air tanah dapat dilakukan dengan mudah yakni
dengan menggali atau mengebor lapisan tanah. Untuk
pemanfaatan air tanah tertekan, dapat dilakukan dengan
teknologi pengeboran, sehingga muncul air artesis yang bermanfaat untuk
berbagai keperluan hidup dan budaya, misalnya untuk keperluan
industry dan pertanian.
![]() |
Sugai- sungai permanen yang
volume air nya relative tetap dimanfaatkan untuk pengairan,
perhubungan, dan objek wisata. Karena itu air tanah harus dilestarikan ketersediaannya di dalam tanah.
Salah satu cara melestarikan air tanah adalah dengan membuat sumur resapan,
sebagai mana terlihat pada gambar disamping.
Dengan
memanfaatkan limpahan air tanah yang
melimpah ketika musim hujan tiba, berarti kita
telah menabung untuk menjaga ketersediaan air
ketika musim kemarau tiba. Pemanfaatan tersebut bisa dengan pembuatan
tampungan berupa sumur artetis dan menanam, menjaga dan melestarikan hutan buatn alami maupun buatan agar nantinya akar- akar
dari pohon tersebut dapat tetap selalu menjaga aliran air setiap saat.

No comments:
Post a Comment