Tuesday, 28 November 2017

Gerakan tumbuhan terhadap rangsang ( iritabilitas )

Makhluk hidup pasti akan bereaksi terhadap lingkungan nya. Rangsangan adalah suatu contoh pergerakan makhluk, karena membutuhkan energy dari sekitarnya. Rangsangan dapat berupa sentuhan, cahaya, panas, zat kimia, suara dan lainnya. Manuisa dan hewan mempunyai alat untuk  mengenali adanya rangsangan yang disebut indra. Tumbuhan tidak mempunyai indra, namun tumbuhan dapat bereaksi terhadap rangsangan. Keamampuan makhluk memberi tanggapan terhadap rangsangan disebut iritabilitas.
Manusia dan hewan dapat bergerak dengan bebas dan pergerakannya tampak jelas. Berbeda dengan makhluk hidup lainnya, gerak yang terjadi pada tubuhan tidak dapat diamati dengan jelas. Pergerakan yang terjadi karena adanya pengaruh dari berbagai factor. Tetapi ada juga yang terjadi tanpa bantuan rangsangan dari luar.
Tumbuhan mempunyai iritabilitas terbatas, khususnya tumbuhan tingkat tinggi, tidak bisa menggerakkan seluruh tubuhnya ataupun untuk berpindah tempat. Gerakan pada tumbuhan tinggi hanya dapat terjadi pada sebagian tuguh atau organ tumbuhan, misalnya ujung batang bergerak kea rah datangnya cahaya, dan ujung akar tumbuh ke bawah. Oleh karena itu gerak tumbuhan tidak mudah diketahui. Gerakan tumbuhan terjadi karena adnya proses pertumbuhan dan adnya kepekaan terhadap rangsang (irritabilita) yang dimiliki oleh tumbuhan tersebut. Menurut penyebabnya gerak pada tumbuhan dibedakan menjadi tiga, yaitu: gerak higroskopis, gerak etionom/gerak esionom, gerak endonom/autonomy (gerak spontan). Berdasarkan sifatnya, gerak etionomdibedakan menjadi tiga, yaitu : tropi/tropisme, taksis (gerak pindah trmpat), dan nasti. Teopisme meliputi fototropi/heliotrope, geotropi, hidrotropi, tigmotropi (haptotropi), kemotropi, reotropisme. Taksis meliputi fototaksis dan kemotaksis. Nasti meliputi seismonasti, niktinasti, thermonasti, dan nasti kompleks. Sedangkan gerak endonom ada dua, yaitu : endonom nutasi dan endonom higroskopis.
Gerak higroskopis
Adalah gerak yang disebabkan oleh pengaruh meningkatnya kadar air. Contoh : pecahnya buah polongan ( petai cina, jarak ), membukanya annulus pada sporangium ( kotak spora ) pada tumnuhan paku- pakuan, membukan dan menutupnya sporangium pada tumbuhan lumut oleh peristom.
Gerak etionom/esionom
Gerak etionom adalah gerakan pada tumbuhanyang disebabkan oleh rangsangan yang berasal dari tumbuhan tersebut. Factor penyebab gerakan etionom bisa berasal dari factor rangsang sentuhan, air , cahaya, temperature/suhu, zat kimia, dan lain sebagainya. Brdasarkan sifatnya gerak etionom dibedakan menjadi tiga, yaitu ;
1.       Tropi atau tropisme
Tropisme adalah gerakan tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsangan dari luar. Rangsangan dari luar yang mempengaruhi gerak umbuhan ada bermacam- macam. Misalnya cahaya, air atau kelembaban , dan sentuhan atau singgungan, tropisme meliputi :

a.       Fototropi (heliotrope) adalah gerak bagian tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsang cahaya. Apabila gerak tumbuhan tersebut menuju cahaya, berarti tumbuhan tersebut melakukan gerak fototropisme positif. Contoh fototropisme positif adalah biji- bijian yang sedang tumbuh tunas. Apabila gerakan tumbuhanini menjauhi arah cahaya, maka disebut fototropisme negative.

b.      Geotropi : adalah gerakan bagian tumbuhan karena pengaruh medan bumi. Apabila arah tumbuhan tersebut ke atas, maka termasuk geotropism negarig. Akan tetapi, apabila arah pertumbuhan menuju kebawah berarti termasuk gerak geotropism positif. Contoh geotropisme positif adalah pertumbuhan akar yang selalu menuju kebawah atau ke dalam tanah.

c.       Hidrotropi : adalah gerak yang bagian tumbuhan menuju kea arah yan basah atau berair. Arah pertumbuhan menuju ke tempat yang berair disebut gerak hidariotropisme positif. Apabila arah pertumbuhan tumbuhan menjauhi tempat yang berair disebut gerakan hidariotropisme negative. Contoh hidrotropisme positifnadalah arah pertumbuhan ujung akar didalam tanah yang selalu menuju ke tempat yang mengandung air.

d.      Tigmotropi (haptotropi) : adalah gerakan membelok bagian tumbuhan sebagaiakibat persinggungan. Contohnya adalah membelitnya ujung batang dan sulur Cucurbilaceae, sirih.
e.      Kemotropi : adalah gerak karena rangsang kimia. Contohnya adalah gerak pertumbuhan akar menuju ke daerah- daerah yang banyak mengandung unsur- unsur hara, gerak berbeloknya ujung akar menjauhi akar menjauhi besi yang berkarat di dalam tanah , gerak benang sari menuju ke indung telur karena adanya rangsang berupa senyawa kimia yang dikeluarkan oleh indung telur.

f.        Reotropisme : adalah gerak bagian tubuh tumbuhan kaena rangsang berupa arus air. Contohnya adalah gerak tumbuhan air yang tumbuh searah dengan arus air pada sunga- sungai yang beralir deras.

2.       Taksis ( gerak pindah tempat)
Adalah gerak pindah tempat oleh tumbuhan ( bersel satu) atau bagian tumbuhan menujua atau menjauhi arah datangnya rangsangan, meliputi :

a.       Fototaksis : rangsangan cahaya, contohnya adalah khloroplas bergerak ke sisi sel yang mendapatkan cahaya matahari, euglena virdis selalu bergerak menuju tempat yang terkena cahaya, spora jamur pilobolus akan bergereak menuju tempat yang terkena cahaya.
b.      Kemotaksis : rangsangan zat kimia. Contohnya adalah bacteri aerob selalu beerkumpul pada tempat yang banyak oksigen, spermatozoid bergerak menuju sel telur pada peristiwa pertumbuhan lumut yang rangsangan penyebabnya adalah zat gula atau protein.
c.       Nasti ; adalah gerak bagian tubuh tumbuhan sebagai tanggapan terhadap rangsangan yang datangnya dari luar. Gerak nasti disebabkan oleh perubahan tekanan turgor didalam sel penyusun tumbuhan. Tekanan turgor adalah total molekul air terhadap dinding sel. Jika kadar air sel tinggi maka tekanan turgor kuat, dan sebalinya. Gerak nasti disebabkan oleh perubahan tekann turgor di dalam sel penyusun tumbuhan. Tekanan turgor adalah tekanan total  molekul air terhadap dinding sel. Jika kadar air sel tinggi maka tekanan turgor kuat, dan sebaliknya. Gerakan nasti meliputi :

a.       Seismonasti ( tigmonasti) ; adalah gerak bagian tubuh tumbuhan yang disebabkan oleh rangsangan  sentuhan atau persinggungan. Contoh : gerak menutupnya daun putri malu ( Mimosa pudica ) bila terkena sentuhan.

b.      Niktinasti : adalah gerak tubuh tumbuhan karena adanya rangsang intensitas perubahan cahaya yaitu gelap atau terang. Gerak ini terjadi karena perubahan tekanan turgor pada pulvinus seperti halnya pada seismonasti. Contoh : gerak menutupnya daun majemuk pada daun Leguminosae pada waktu malam.


c.       Fotonasti : rangsangannya adalah cahaya. Contoh : mekarnya bunga pukul empat (Mrabilis jalapa) pada sore hari

d.      Thermonasti : gerak nasti karena pengaruh suhu/temperature. Contoh : membukanya bunga tulip karena pengaruh temperature ( biasa terjadi pada daerah dingin ).


e.      Hiptonasti adalah gerak nasti yang terjadi pada tumbuhan insektivora yang disebabkan oleh sentuhan serangga. Contoh ; menutupnya daun tumbuhan kantung semar dan venus ketika tersentuh serangga kecil. Jika seekor serangga mendarat di permukaan daun, daun akan cepat menutup. Akibatnya , serangga tersebut terperangkap dan tidak dapat keluar

f.        Nasti komplek : nasti kompleks adalah gerak nasti yang disebabkan oleh beberapa factor sekaligus yang terkait. Contoh : gerak membuka dan menutupnya sel penutup pada stomata.

3.       Gerak endonom/ autonomy ( spontan )
Gerak ini merupakan gerak tumbuhan yang tidak disebabkan rangsangan dari luar. Di perkiran gerak yang terjadi disebabkan oleh rangsanagan yang berasal dari dalam tumbuhan itu sendiri :

Gerak endonom ada 2 yaitu :
a.       Endonom nutasi yang merupakan gerakan spontan. Contoh : gerak aliran sitoplasma pada tumbuhan air Hydarilla verticillata.


b.      Endonom higroskopis yaitu akibat kadar air yang rendah. Contoh : pecah kacang polong – polongan saat kering.

No comments:

Post a Comment

atomy pasta giggi luar biasa

haai sobatt,, tahu gakk sekarang telah hadir lho,, sebuah mall online dari korea selatan, itu lhoo negara yang terkenal dengan k- pop nya...