Tuesday, 5 December 2017

keutamaan shalat malam

Dari aisyah ra., ia berkata : “ nabi saw, berdiri shalat malam , hingga pecah- pecah kedua  telapak kaki beliau. Saya bertanya kepada beliau : “ untuk apakah engkau berbuat ini, wahai rasulullah, sedangkan engkau telah benar- benar diampuni dosa- dosamu yang telah lewat dan yang akan dating ?” rasulullah bersabda :” tak bolehkah aku menjadi hamba yang banyak bersyukur”. ( HR. Bukhari dan Muslim)

Dari ali ra. Bahwasanya pada suatu malam ketika ia tidur bersma Fatimah, tiba- tiba nabi saw. Mengetuk pintu serta bersabda : “ kenapa kalian tidak mengerjakan shalat ?”. ( HR. Bukhari dan Muslim)

Dari salim bin umar bin khaththab ra, dari ayahnya dari nabi saw. Bersabda : “ sebaik- baik orang adalah Abdullah, seandainya ia suka mengerjakan shalat malam. “ salim berkata : “ maka sesudah itu Abdullah hanya tidur sebentar pada waktu malam “. ( HR. Bukhari dan Muslim)

Dari Abdullah bin amr bin ash ra., ia berakata : rasulullah saw. Bersabda : “ wahai Abdullah, janganlah kamu seperti si fulan dimana dia bangun pada waktu malam, tetapi tidak mau mengerjakan shalat sunnat pada waktu malam “.Bukhari dan Muslim)

Dari ibnu mas’ud ra., ia berkata : pernah di hadapan nabi saw. Diceritakan tentang seseorang yang tidur pada waktu malam sampai pagi ( tidak bangun pada waktu malam ), kemudian beliau bersabda : “ itu adalah orang yang kedua telinganya dikencingi oleh syetan “. Atau beliau bersabda :” teinganya “.Bukhari dan Muslim)

Dari abu hurairah ra., bahwa rasulullah saw. Bersabda : “ syetan mengikat pada tengkuk kepala salah seorang diantara kamu sekalian waktu tidur dengan tiga ikatan. Pada masing- masing ikatan syaitan itu berkata : “ tidurlah lagi malam masih panjang “. Apabila orang itu bangun kemudian dzikir kepada allah ta’ala maka lepaslah satu ikatan; apabila ia berwudlu maka lepaslah satu ikatan lagi; dan apabila ia shalat maka lepaslah semua ikatan ikatan itu sehingga pada waktu pagi ia akan tangkas dan tenang jiwanya; sedangkan kalau tidak, maka ia akan lesu dan malas”. ( HR. Bukhari dan Muslim)

Dari ibnu umar ra. Bahwa nabi saw. Bersabda : “ shalat pada waktu malam adalah dua rakaat – dua rakaat; dan apabila kamu khawatir akan datangnya waktu subuh maka berwitirlah satu rakaat “.( HR. Bukhari dan Muslim)
Dari ibnu umar ra., ia berkata : “ biasanya nabi saw. Shalat pada waktu malam dua rakaat- dua rakaat , dan witir satu rakaat”. ( HR. Bukhari dan Muslim)
Dari aisyah ra, ia berkata : “ rasulullah saw. Tidak pernah shalat malam lebih dari sebelas rakaat baik itu pada bulan ramadhan maupun pada bulan lainnya, dimana beliau shalat empat rakaat  yang sma lama dan sempurna khusuknya. Kemudian beliau shalat tiga rakaat. Saya bertanya : “ wahai rasulullah, apakah engkau tidak tidur sebelum shalat witir ? ” beliau menjawab : “ wahai aisyah sesungguhnya kedua mataku terpejan, tetapi hatiku tidak tidur “.( HR. Bukhari dan Muslim)

Dari aisyah ra., bahwasanya nabi saw. Biasa tidur pada permulaan malam , kemudian mengerjakan shalat “.( HR. Bukhari dan Muslim)
Dari ibnu mas’ud ra., ia berkata : “ pada suatu malam saya shalat bersama- sama dengan nabi saw., dan beliau lama sekali berdiri sehingga timbul niat yan gtidak baik dalam diri saya “. Ada seseorang yang menanyakan : “ niat apakah itu ?” ia menjawab : “ saya bermaksud ingin duduk dan meninggalkan shalat bersama beliau “.( HR. Bukhari dan Muslim)

Dari Abdullah bin amr bin al ash ra. Bahwasanya rasulullah saw. Bersabda : “ shalat yang paling disenangi oleh allah adalah cara shalatnya nabi dawud, dan puasanya nabi dawud, dimana beliau tidur setengah malam dan bangun pada sepertiganya serta tidur seperenam malam, dan beliau puasa sehari dan berbuka sehari “.( HR. Bukhari dan Muslim)

 Dari aisyah ra. Bahwasanya nabi saw. Bersabda: “ apabila salah seorang di antara kamu sekalian mengantuk dalam mengerjakan shalat maka hendaklah ia tidur sehingga hilang rasa kantuknya; karena bila salah seorang di antara kamu sekalian shalat sedangkan ia mengantuk maka bisa jadi ia bermaksud untuk memohon ampun tetapi malah ia mengumpat dirinya sendiri. ( HR. Bukhari dan Muslim)



Sunday, 3 December 2017

hadist nabi tentang mujahadah



Mujahadah ( BERSUNGGUH- SUNGGUH DALAM BERAMAL )

·         Dari aisyah ra. Bahwa nabi saw. Senantiasa bangun untuk shalat malam sehingga bengkak- bengkak kedua kakiknya, kemudian Aisyah bertanya kepadanya : “wahai rasulullah kenapa tuan berbuat seperti itu sedangkan allah telah mengampuni segala dosa tuan baik dosa yang telah lampau maupun dosa yang akann dating ?”. beliau menjawab :”apakah tidak sepantasnya aku menjadi seorang hamba yang bersyukur “. ( HR. Bukhari dan Muslim).

·         Dari aisyah ra, ia berakata: “ rasulullah saw , apabila memasuki pada sepuluh hari terakhir di bulan ramadhan beliau senantiasa beribadah pada malam hari dan membangunkan keluarganya dan beliau bersungguh-sungguh serta mengikat erat tali pinggangnya”. ( HR. Bukhari dan Muslim).

·         Dari abu hurairah ra., ia berkata : sesungguhnya  rasulullah saw, bersabda : “neraka itu tertutup dengan berbagai macam kesenangan dan surga itu tertutup engan berbagai macam ketidaksenangan. ( HR. Bukhari dan Muslim).


·         Dari ibnu mas’ud ra, berkata : pada suatu malam saya shalat bersama- sama rasulullah saw. Kemudian beliau lama sekali di dalam berdiri sehingga timbullah niat buruk saya.”setelah selesai beliau bertanya : “niat buruk apakah yang timbul di hatimu ?. “saya menjawab;”saya niat akan duduk meninggalkan shalat bersama beliau”. ( HR. Bukhari dan Muslim).

·         Dari anas ra. Dari rasulullah saw., beliau bersabda “yang mengikuti mayit itu ada tiga ; keluarganya, harta bendanya dan amal perbuatannya. Yang dua kembali dan yang satu tetap bersamanya; yaitu keluarga dan harta bendanya kembali dan amal perbuatannya yang tetap bersamanya”. ( HR. Bukhari dan Muslim).


·         Dari anas ra. Mengatakan bahwa pada waktu perang badar pamannya anas bin an nadlr ra. Tidak ikut berperang, kemudian dia berkata kepada rasulullah saw : “ wahai rasulullah saw sesungguhnya saya tidak bisa mengikuti awal peperangan dimana tuan memerangi orang- orang musyrik, seandainya allah menakdirkan saya untuk bisa mengikuti peperangan mengikuti peperangnan melawan orang – orang musyrik itu niscaya allah benar- benar akan melihat apa yang saya perbuat. “ ketika perang uhud diamana kaum muslimin banyak yang melarikan diri, dia berkata : “ wahai allah, saya mohon maaf kepada- mu dari apa yang dilakukan oleh kawan- kawanku dimana mereka banyak yang melarikan diri , dan saya serahkan sepenuhnya tentang apa apa diperbuat oleh orang- orang musyrik. “ kemudian ia maju dan menghampiri sa’d bin mu’adz seraya berkata : “ wahai rasulullah saya tidak mampu berbuat seperti apa yang diperbuatnya. “ anas berkata:  “ setelah perang uhud selesai  saya menemukan pada dirinya delapan puluh lebih luka – luka pedang , satu tikaman tombak dan satu tusukan panah serta kami mendapatkannya sudah terbunuh dan dipotong- potong oleh orang musyrik sehingga tidak ada seseorangpun yang mengenalnya kecuali saudara- saudara perempuannya yang mengamati jari- jarinya. “ kemudian anas berkata lagi : “ kami berpendapat atau menyangka bahwa ayat yang artinya “ orang- orang yang menetapi terhadap apa  yang mereka janjikan kepada allah “, itu diturunkan berkenaan dengan peristiwa orang- orang mukmin seperti anas bin an nadlr ini “.( HR. Bukhari dan Muslim).

·         Dari abu mas’ud uqbah bin amr al anshary al badry ra. Berkata : “ ketika diturunkan ayat tentang shadakah kami memanggil apa yan kami shadakahkan di atas punggung kami; ada seseorang yang dating dengan membawa harta sebanyak- banyaknya untuk dishadakahkan, kemudian orang- orang munafik mengatakan bahwa orang itu riya’ ( ingin dipuji). Dan ada pula orang lain yang shadakahkan hanya satu gantang, kemudian orang- orang munafik mengatakan : “ sesunguhnya allah itu tidak membutuhkan kalau hanya satu gantang “. Kemudian turunlah ayat yang artinya : “ orang- orang munafik yaitu orang- orang yang mengejek orang- orang mukmin yang suka rela di dalam bershadakah dan orang- orang yang tidak dapat bershadakah kecuali dengan sekuat tenaga”. ( HR. Bukhari dan Muslim).

System transportasi dalam tubh tumbuhan



System trsnsportssi bertujuan mendistribusikan zat- zat penting yang sangat diperlukan untuk kehidupan serta mengambil zat- zat samah hasil kegiatan dalm sel untuk dibuang ke luar tubuh. System transportasi  pada tumbuhan sangat berbeda dengan system transport pada makhluk hidup lainnya. Pada tumbuhan tingkat rendah belum  terdapat alat transpor khusus, pengangkutan zat- zat berlangsung dari sel ke sel. Pada tumbuhan tingkat tinggi sudah terdapat alat- alat transport khusus yang disebut dengan jaringan pengangkut. Jaringan pengangkut terdiri atas pembuluh kayu (xylem) dan pembuluh tapis/pembuluh aya (phloem). Transportasi pada tubuh tumbuhan meliputi absorbs dan translokasi.
 
Absorbsi adalah pengambilan/penyerapan air dan hara dari dalam tanah. Penyerapan air oleh tumbuhan ini dilakukan oleh akar, yakni oleh rambut- rambut akar dan sel epidermis pucuk akar. Air masuk ke dalam akar terutama melalui dinding dari rambut- rambut akar dan sel- sel epidermis dari ujung akar. Dari sel- sel epidermis selanjutnya air bergerak dari sel- sel pada jaringan kortex,  kemudian ke endodermis. Setelah melalui endodermis, air bergerak masuk ke dalam pembuluh xylem selanjutnya bergerak ke atas. Pergerakan air ke atas melalui tumbuhan yang bertranspirasi berlangsung melalui beberapa tahapan jaringan. Mula- mula air bergerak melintasi akar ke penyalur dalam xylem akar. Kemudian air ditranslokasikan secara longitudinal dalam xylem batang dan daun. Setelah itu air bergerak dari aujung pembuluh xylem daun ke permukaan penguapan dari dalam sel mesofil yang berbatasan dengan rongga stomata. Akhirnya uap air berdifusi keluar melalui stomata. Selain tu tumbuhan juga menyerap hari dari dalam tanah.

Pada  akhirnya , akar menyerap unsur hara dari tanah dalam bentuk larutan atau dalam bentuk ionn yang dapat ditukar, karena zat hara yang diperlukan oleh tumbuhan dalam keadaan dipegang oleh partikel- partikel tanah. Unsur hara dalam bentuk larutan dapat hilang karena adanya pelindian/pencucian (leaching). Sedangkan unsur hara dalam bentuk ion yang dapat ditukar hilang karena   proses erosi. Translokasi adalah pengangkutan bahan makanan dan pendistrisbusian fotosintat atau hasil asimilat ke seluruh tubuh tumbuhan , melalui jaringan pengangkut. Di dalam tubuh tumbuhan terdapat dua system pengangkutan untuk jarak jauh berupa phloem dan xylem yang disebut translokasi vaskuler. Phloem mengangkut larutan secara akropetal dan basipetal. Xylem mengangkut air dan mineral yang searah dengan arus transpirasi. Sedangkan untuk pengangkutan jarak pendek yang disebut trasnlokasi non vaskuler melalui serabut- serabut protoplasma atau mikrotubulae. Pengangkutan melalui phloem meliputi pengangkutan bahan- bahan organic maupun anorganik., karbohidrat , bahan- bahan N organic , dan ion- ion. Pengangkutan ini tergantung pada kegiatan metabolisme berdasar pada kerjasama aktif antara jaringan yang hidup. Sedangkan yang masuk dalam system akar akan naik ke atas ( searah dengan arus transpirasi ) melalui xylem. 

Di dalam xylem dan phloem terdapat penghubung lateral yaitu plasmodesmata yang memungkinkan gerakan kea rah lateral. Bagian terbesar substansi yang ditranslokasikan selain air, merupakan hasil fotosintesis atau permobilisasian kembali hasil cadangan. Mekanisme translokasi mengikuti hipotesis aliran massa. Menurut hipotesis aliran massa, apa saja  yang meningkatkan fotosintesis akan meningkatkan tekanan hidariostatis dan laju translokasi. Namun hal ini hanya benar bila daerah pemanfaatan  mampu memanfaatkan lebih banyak assimilate. Fotosintat yang dihasilkan pada daun dan sel- sel fotosintetik lainnya harus diangkut ke organ atau jaringan lain agar dapat dimanfaatkan oleh organ atau jaringan tersebut untuk pertumbuhan atau ditimbun sebagai bahan cadangan. Phloem dapat memenuhi peranan tambahannya sebagai pengatur pertukaran substrat/bahan diantara sumber didapatkannya (source) dan tempat diperlukannya (sink). Secara garis besar , translokasi berlansung dalam beberapa tahapan/fase :

1.      Asimilasi keluat tempat sintesis dalam khloroplas menuju berkas pengangkutan
2.      Fase pengisian (loading step) dalam system pengangkutan menuju kea rah yang memerlukan
3.      Fase pembongkaran (unloaded) baik yang diendapkan pada sink maupun ikut masuk dalam senyawa- senyawa polimer
4.      Dari sink assimilate tersebut memungkinkan untuk mobilisasi guna memenuhi kebutuhan pertumbhan baru di  bagian lain dari tumbuhan (siphoned off)
Denganadanya system translokasi dimungkinkan (pada tumbuhan tertentu) perkembangan bagian penyimpanan makan cadangan yang besar, seperti buah berdaging, umbi, maupun ubi. System translokasi juga berperan penting dalam pengaturan senenscence daun dan efek korelatif dari apical dominance.

Hasil assimilat akan ditrisbusikan ke bagian- bagian tubuh tumbuhan. Distribusi assimilat antara daerah pemberi ( daun) dan bagian yang sedang tumbuh yang membutuhkan lewat hubungan vaskuler, sehingga bagian yang sedang tumbuh tidak harus mendapat assimilate dari daun yang terdekat. Tetapi umumnya ssimilat diberikan ke daerah pemanfaatan yang terdekat dengan sumber. Daun- daun  pada bagian bawah akanlebih banyak mengangkut fotosintat ke akar, sedangkan daun- daun bagian atas akan lebih banyak mengirim fotosintat ke organ hasil, seperti biji, buah, atau daun- daun muda yang sedang tumbuh. Sepanjang masa pertumbuhan vegetative, akar, daun, dan batang merupakan daerah- daerah pemanfaatan yang kompetitif dalam hal assiumilasi. Proporsi hasil assimilasi pada ketiga organ ini dapat mempengaruhi pertumbuhan tumbuhan dan produktivitas. Investasi assimilate dalam pertumbuhan akar juga perlu, karena, khususnya fungsi akar dalam menyerapan air dan mineral. Daun muda yang sedang berkembang memerlukan hasil assimilate untuk penyediaan energy dan kerangka karbon yang diperlukannya untuk tumbuh dan berkembang sampai daun- daun itu dapat memproduksi hasil assimilasi yang cukup untuk memenuhi kebutuhannya sendiri. Pada pertumbuhan awal, daun memerlukan assimilate bagi pengembangannya dan impor bersih assimilate tersebut terjadi sampai helaian daun 1/3-1/2 luas penuhnya. Pada saat tersebut akan dimulai pengeluaran assimilate kea rah ujung tumbuhan. Bila tumbuhan terus tumbuh dan daun tersebut terpisah dari ujung tumbuhan karena ada penambahan daun baru, maka akar- akar berupa sink. Akhirnya daun tersebut akan mengalami senencence, dan baik senyawa- senyawa organic maupun anorganik cadangan/simpanan akan dimobilisir ke bagian- bagian umbuhan yang lain. 

Pertumbuhan awal cabang memerlukan hasil assimilasi yang diimpor dari batang utama atau cabang- cabang lain sampai batang atau cabang tersebut menjadi autotroph. Pembagian selama fase vegetative akan menentukan luas daun terakhir, perkembangan akar, dan percabangan. Hasil assimilasi dalam pertumbuhan tumbuhan selama periode vegetative menentuksn produktivitas. Pola distribusi pada fase vegetative dapat berubah kalau tumbuhan masuk ke fase generative atau pengguran daunnya. Dengan masuknya tumbuhan ke fase reproduktif, pola distribusi assimilate akan mengalami perubahan. Buah yang sedang berkembang merupakan sink yang besar, yang menarik assimilate dari daun- daun yang berdekatan tumbuh. Sedangkan bunga dapat merupakan sink yang lebih lemah. Segera setelah inisiasi biji, biji menjadi daerah pemanfaatan yang dominan. Oleh karena itu, selama pengisian biji sebagian besar hasil assimilasi yang  baru terbentuk maupun yang tersimpan digunakan untuk meningkatkan berat biji. Selama fase reproduktif, akar dan mata (bud) mengalami kesulitan dalam kegiatannya  karena kebutuhannya akan assimilate dikalahkan oleh kebutuhan buah/biji. Pembagian selama perkembangan reproduktif penting untuk tumbuhan budidaya hasil bunga, buah, dan biji. Hasil assimilasi dapat ditrisbusikan dari fotosintesis daun, fotosintesis dari bagian- bagian yang bukan daun, dan remobilisasi dari masing- masing sumber.

Factor- factor genetis dapat berpengaruh pada distribusi assimilate, tetapi hal ini diubah dengan pemberian zat pengatur tumbuh juga factor lingkungan turut mempengaruhi pola pembagian assimilate. Bagian- bagian tumbuhan yang sedang tumbuh dapat berkembang dengan menggunakan assimilate yang baru terbentuk (mobilisasi) atau dari simpanan cadangan makanan (retranslokasi). Penimbunan lemak dan karbohidrat di tempat penyimpanan (misalnya buah, umbi ) merupakan kegiatan enzim membentuk bahan padat seperti pati, lemak, dan protein. Sebaliknya ekspor bahan- bahan dari tempat penyimpanan berhubungan dengan kegiatan enzim penghidariolisa seperti amylase. Pengeluaran bahan ( retranslokasi) dari daun yang lebih tua akan mnyediakan banyak senyawa- senyawa anorganik bagi pertumbuhan suatu bagian tumbuhan. 


Mobilisasi dan retranslokasi assimilate dapat dipengaruhi oeleh beberapa factor atau perlakuan,, misalnya :
-          Pengeluaran N dari tembakau yang tua dapat dicegah dengan pemotongan pucuk (sink effect)
-          Kekurangan unsur hara meningkatkan pengeluaran senyawa- senyawa N dari daun
-          Cahaya dapat memperbesar kemampuan daun untuk menarik bahan, tetapi mempercepat mobilisasi cadangan makanan di tempat yang diperlukan
-          Kinetin merangsang penarikan bahan ke tempat perlakuan


belajar kebudayaan



Kebudayaaan sangat erat kaitannya dengan masyarakat. Menurut widyo kunto mengemukaakan bahwa segala sesuatau yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah cultural-determinism.
Beliau memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic. Kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai social, norma social, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur- struktur social, religious, dan lain- laian, tambahan lagi segala pernyataan inteelektual dan artistic yang menjadi cirikhas suatu masyarakat.

Kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang didalamnya terkandung pengetahuan , kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat,dan kemampuan – kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat. Kebudayaan adalah saraana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.

Dari berbagai definisi tersebut, dapat diperoleh pengertian mengenai kebudayaan adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi system ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari- hari kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan  kebudayaan adalah benda- benda yang diciptakan oleh manusia sebgaia makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda- benda yang bersifat nyata, misalnya pola- pola perilaku, bahasa, pelralatan hidup, organisasi social, religi, seni, dan lain- lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan masyarakt.

Bahasa adalah alat atau perwujudanbudaya yang digunakan manusia untuk saling berkomunikasi atau berhubungan, baik lewat tulisan, lisan, ataupun gerakan ( bahsa isyarat ), dengan tujuan menyampaikan maksud hati atau kemauan kepada lawan bicaranya atau orang lain. Melalui bahasa, manusia dapat menyesuaikan diri dengan adat istiadat, tingkah laku, tata karma masyarakat, dan sekaligus mudah membaurkan dirinya dengan segala bentuknmasyarakat.

Bahasa memiliki beberapa fungsi yang dapat dibagi menjadi fungsi umum dan fungsi khusus. Fungsi bahasa secara umum  adalah sebaga alat untuk berekspresi, berkomunikasi, dan alat untuk mengadakan integrasi dan adaptasi social. Sedangkan fungsi bahasa secara khusus adalah untuk mengadakan hubungan dalam pergaulan sehari- hari, mewujudkan seni  ( sastra ),mempelajari naskah- naskah kuno, dan untuk mengeksplotasi ilmu pengetahuan dan teknologi 

Friday, 1 December 2017

Terumbu karang hingga ke devisa Negara

Terumbu karang merupakan ekosistem khas yang terdapat di daerah tropis. Meskipun terumbu karang terdapat di seluruh perairan dunia, tetapi hanya di daerah tropis saja terumbu karang dapat berkembang dengan baik. Terumbu karang terbentuk dari endapan – endapan kalsium karbonat yang dihasilkan oleh organisme  karang, alga berkapur, dan organisme – organisme lain yang menghasilkan kalsium karbonat.

Hal- hal yang mempengaruhi terbentuknya terumbu karang :

a.    Kedalaman sekitar 10 meter dari permukaan air
b.    Temperature antara 25- 29 derajat Celsius
c.    Kadar garam antara 30 – 35 per mil]

d.    Ada tidaknya sedimentasi. Kalau terjadi sedimentasi, pertumbuhan terumbu karang terhambat, kalau tidak terjaddi sedimentasi pertumbuhan menjadi lebih cepat.
Sedimentasi yaitu penimbunan air dengan cara menjatuhkan tanah ke permukaan yang rendah, dalam hal ini adalah sungai, danau, maupun laut. Sedimentasi bisa dakibatkan karena adanya pengikisan tanah permukaan karena adanya tekanan semisal di aliran sungai terjadi karena arus yang lebih kuat hingga mengikis permukaan tanah yang mengakibatkan pergerakan arus aliran sungai terhambat. Laut terjadi gelombang terutama untuk daerah sekitar pantai dimana menjadi tempat hidup berbagai macam air konsumsi yang mana hal tersebut di gunakan oleh nelayan untuk mencari ikan di laut.

Penimbunan yang akhir- akhir ini diberitakan karena kerakusan manusia menambah daratan baru, menjadikan arus air laut menjadi  terhambat, ikan hidup dikarenakan disana merupakan tempat yang layak dan nyaman serta banyak makanan untuk ikan sehingga banyak ikan berkumpul di tempat tersebut. Arus yang terhenti mengakibatkan pertumbuhan plankton dan berbagai macam organisme terhabat. Jika hal tersebut terjadi maka dipastikan ikan – pun menjadi berkurang serta hilang dalam waktu dekat.  Jika dipelajari lebih lanjut, apapun yang kita lakukan karena keegoisan sekelompok manusia untuk membangun “ infrastruktur”, maupun pembangunan lain pasti akan berdampak baik, dan buruk. Pada akhirnya penimbunan aruas air laut akan mengakibatkan berkurangnya pasokan ikan untuk di konsumsi, hal tersebut  juga akan mengurangi devisa Negara dari segi ekspor, pendapat masyarakat nelayan,  hingga berkurangnya kecerdasan anak bangsa karena tak pernah makan ikan., semoga pemegang kekuasaan bijak mengambil keputusan.

Ekosistem terumbu karang memiliki dua fungsi, yaitu fungsi ekologi dan fungsi ekonomi,
1.    Fungsi ekologi terumbu karang yaitu :

a.    Penyedia nutrient bagi biota perairan
b.    Tempat berkembangnya biota perairan

2.    Fungsi ekonomi terumbu karang yaitu :

a.    Menghasilkan berbagai jenis ikan, udang , alga, teripang, dan kerang mutiara
b.    Bahan bangunan dan jalan, serta bahan industry
c.    Bahan baku cinderamata dan bahan perhiasan

Laut tidak hanya memberikan ikan bagi nelayan, namun lebih dari itu dari laut kita diberikan berbagai manfaat dan keuntungan dalam jangka panjang,, karena ketamakan dan kerakusan sekelompok manusia dalam hal ini pemegang kekuasaan maka mengakibatkan berbagai macam kerusakan. Terumbu karang yang memiliki fungsi “ekologi” misalnya, memiliki banyak manfaat untuk berbagai keperluan industry, lantas mengapa hal tersebut diabaikan dengan membendung arus laut dan menghancurkan ekosistem biota laut, dan merusak tempat tinggal ikan.


Rob yang mengancam ekonomi

Pembangunan yang dilakukan untuk “mempermudah” kehidupan masyarakat, sangat diinginkan karena kita sebagai manusia kadang – kadang berfikir untuk yang enaknya saja. Hal ini tentu tidak bisa disalahkan dalam waktu sepintas tanpa melihat kebelakang, kenapa hal tersebut terjadi ?. apapun yang kita tuai atau panen sekarang, itu karena hal- hal ynag  dilakukan sebelum- sebelumnya. Infrastruktur yang dilakukan pemerintah sebagai pemegang kekuassan dari sejak dulu pasti sudah diperkirakan dengan matang. 

Teknologi ang canggih di setiap zaman. Sedih rasanya melihat negeriku dengan kepulauan yang banyak, di berikan perairan yang luas, beraneka ragam macam tumbuhan hidup dan gunung- gunung yang indah rusak karena keegoisan pembangunan “mempermudah”.
Jika kita lewat di sepanjang jalan pesisir utara jawa ( pantura), maka kita akan melihat air laut dengan jarak yang tidak begitu jauh, lantas mengapa bisa hal itu terjadi padahal jalan seharusnya lebih tinggi daripada tinggi muka air laut. Dari pelajaran fisika diketahui bahwa jika tempat penampungan, semisal kita menuangkan air ke gelas hinga penuh, serta diberikan beban berupa besi misalnya , maka air akan tumpah dan meluber ke sekitar gelas tersebut. Dari pelajaran sesederhsns tersebut maka kita bisa berfikir mengapa air laut bisa naik ke jalan meski tidak turun hujan, yang mana sering kita sebut dengan banjir rob.

Naiknya permukaan air laut bisa diakibatkan oleh berbagai sebab, bisa diakibatkan Karena proses pergerakan yang mengakibatkan tinggi muka air laut naik dan pasang,  hal- hal utama yang menyebabkan naiknya tinggi muka air laut karena adanya gaya tolak sehingga benda menjadi maju , dalam hal ini adalah  medan magnet yang didekatkan dengan kutub yang sama, hal ini terjadi dikarenakan yang naik pasang adalah air laut sedangkan air danau, air sumur tidak mengalami pasang surut. Mustahil jika yang selama ini kita pelajari dan yakinin kenaikan tinggi muka air laut dikarenakan gaya tarik bulan. Gaya bulan seperti yang selama ini ketahui mampu menarik air laut dengan massa berjuta juta kg, namun tak mampu menarik tubuh kita yang beratnya hanya 50 kg saja.


Sebab yang kedua mengapa air laut naik dan mengakibatkan banjir rob sehingga mengakibatkan kemacetan yang sangat parah di daerah ibukota propinsi terbesar di Negara kepulauan. Air laut jika kita berfikir tidak berubah jumlah dari dulu hingga sekarang ini. Hal itu disebabkan karena air permukaan selalu rata, dan akan naik jika wadah nya diberikan beban yang kita kenal dengan nama penimbunan atau  “ reklamasi “.  Hal sepele namun dilakukan dan berakibat sangat merugikan bagi daerah pesisir dengan tinggi muka air laut yang lebih tinggi dari daratan.

atomy pasta giggi luar biasa

haai sobatt,, tahu gakk sekarang telah hadir lho,, sebuah mall online dari korea selatan, itu lhoo negara yang terkenal dengan k- pop nya...